etalasestok
SURABAYA Untuk UMKM yang jualan lewat WhatsApp

Etalase online yang tahu isi rak Anda.

Bagikan satu tautan katalog ke pelanggan. Setiap pesanan memotong stok sendiri, dan Anda dikabari sebelum barang habis.

Daftar pakai nomor WA Tanpa komisi per pesanan Jalan di ponsel apa saja
D

Dapur Bu Rum

Rungkut · /t/dapur-bu-rum
Sambal Bawang Bu Rum
Rp25.000
Tersedia
Kerupuk Udang Kenjeran
Rp18.000
Tersedia
Kopi Susu Literan
Rp45.000
Tersedia
Tas Anyaman Lontar
Rp85.000
Tersedia
←↑ Ketuk + di katalog sebagai pembeli, lalu lihat kartu stok penjual bergerak.
KARTU STOKDapur Bu Rum · hari ini
Stok awal4 produk+2020
Total stok 20 · Pesanan masuk Rp0
Yang sering terjadi

Katalognya di status WA. Stoknya di buku tulis. Keduanya jarang cocok.

Menurut BPS, 94,76% usaha yang berjualan daring memakai aplikasi pesan instan. Pesanan datang lewat chat, tetapi catatan stok tetap terpisah, jadi kesalahan kecil terus berulang.

Sudah ditransfer, ternyata barangnya habis.

Pembeli memesan dari foto katalog lama. Penjual baru sadar stoknya kosong setelah uang masuk.

→ refund, pembeli kecewa
Pesanan tenggelam di antara ratusan chat.

Satu pesanan diketik ulang ke buku, satu lagi terlewat. Tidak ada daftar mana yang belum dikirim.

→ pesanan terlewat, salah kirim
Lupa kulakan, pembeli pindah ke toko sebelah.

Stok baru ketahuan menipis saat rak sudah kosong. Belanja ke pemasok jadi mendadak.

→ penjualan hilang
Cara kerja

Tiga langkah, dari foto produk sampai stok yang bergerak sendiri.

01

Foto produk, kartunya terisi

Claude membaca foto lalu mengisi nama, keterangan, dan satuan. Harga tetap Anda yang tentukan.

02

Bagikan satu tautan

Tempel di bio Instagram, status WA, atau cetak QR untuk lapak. Pembeli memesan tanpa perlu mendaftar.

03

Pesanan masuk, stok ikut bergerak

Stok dipesankan saat pembeli memesan dan keluar saat pesanan selesai. Di bawah batas, Anda dikabari.

Mencatat tanpa mengetik formulir

Pemilik usaha bicara seperti biasa. EtalaseStok yang merapikan.

Semua hasil bacaan berupa draf. Tidak ada yang tersimpan sebelum Anda menekan Simpan.

Catat stok cukup satu kalimat

Bahasa sehari-hari, boleh Suroboyoan. Coba ketik sendiri.

MasukAir Mineral Aqua“kulakan 24 aqua”+24
KeluarKopi Susu Literan“laku 5 kopi susu”−5

Tempel chat WhatsApp, jadi pesanan

Pesanan yang masuk lewat chat tidak perlu diketik ulang.

Di aplikasi, Claude membaca chat; di sini peraga tanpa AI.
Dirancang untuk Surabaya

106 ribu UMKM tercatat di Surabaya. Sebagian besar masih mengelola stok dengan ingatan.

Fasilitasi pemasaran daring lewat e-Peken pada 2024 menjangkau 3.181 usaha mikro. EtalaseStok melengkapi dari sisi dapur usaha: katalog yang dibagikan sendiri, pesanan, dan stok.

Jelajah etalase per kecamatan

Toko yang bersedia tampil bisa ditemukan warga sekitar, dari Benowo sampai Gunung Anyar.

Data agregat untuk Pemkot

Dengan persetujuan pemilik, dasbor menampilkan toko aktif dan pesanan per kecamatan. Angka hanya muncul bila ada minimal 5 toko, tanpa nama usaha.

QR untuk lapak dan bazar

Cetak poster QR untuk ditempel di Sentra Wisata Kuliner, stan bazar, atau gerobak. Sekali pindai, katalog terbuka.

Janji kami

AI membantu membaca. Keputusan tetap di tangan pemilik.

AI tidak pernah menentukan harga

Harga jual dan modal selalu diisi pemilik. Jumlah dari AI yang tidak tertulis di chat atau kalimat ditandai untuk dicek sebelum disimpan.

Kartu stok tidak bisa dihapus diam-diam

Setiap perubahan stok tercatat dengan waktu dan sebabnya. Koreksi dilakukan dengan baris penyesuaian, bukan menimpa.

Data tiap toko terkunci di database

Isolasi per toko dijaga oleh database itu sendiri, bukan hanya oleh tampilan. PIN di-hash dan tidak pernah terbaca aplikasi.

Pembeli tidak bisa memesan barang yang habis

Dua pembeli yang memesan barang terakhir bersamaan tidak akan sama-sama berhasil. Stok dikunci saat pesanan dibuat.

Rak Anda sudah rapi. Sekarang etalasenya.

Lima menit untuk membuka etalase dan mengunggah produk pertama. Gratis untuk UMKM Surabaya selama masa uji coba.

Buka etalase sekarang